Selasa, 27 Maret 2018

JIKA

Jika diibaratkan benda langit, kau itu yang mana ??

Bintang ?? Asteroid ?? Merkurius ?? Venus ?? Mars ?? Jupiter ?? Saturnus ?? Uranus ?? Neptunus ?? Atau bahkan pluto ??

Jangan jauh-jauh. Jadilah Bulan karna aku ibaratkan Bumi. Kau yang secara tidak langsung melindungiku dari hantaman benda langit lainnya…

Jika diibaratkan air, kau jenis yang mana ??

Air hujan ?? Air sungai ?? Air laut ?? Susu kocok ?? Cola ?? Atau bahkan vodka ??

Jangan macam-macam. Cukuplah menjadi air liur yang memiliki enzim untuk tubuhku. Yang mengubah senyawa dan mempercepat proses reaksi…

Jika diibaratkan vitamin, kau tipe yang mana ??

Vitamin A ?? Vitamin B ?? Vitamin C ?? Vitamin D ?? Vitamin E ?? Atau bahkan Vitamin K ??

Hmm. Bisakah kau menjadi semuanya ?? Karna aku benar-benar butuh dirimu. Tanpamu aku tidak seimbang dan rentan terhadap penyakit…

Bram.

NAIF

Kau bagaikan mentari…

Memberiku hangat di siang hari…

Mengawasi hingga tak terlihat lagi…

Kemana kau sesudah itu ??

Terang bulan menyinari…

Menggantikan tuk menemani…

Sisa-sisa di malam yang sepi…

Tak menjagaku, hanya ada saat ku perlu

Betapa naifnya. Benar-benar betapa naifnya…

Saat tak bisa memilih…

Antara hangat dan sejuk…

Antara gelap dan terang…

Antara mengawasi dan menemani…

Betapa naifnya. Oohh betapa manisnya…

Bram.

Rabu, 21 Maret 2018

Hal Yang Perlu Diketahui Dari Penulis, Dimana Kamu Tidak Perlu Tahu

Penulis merupakan manusia biasa pada umumnya. Memiliki beberapa hal yang disukai dan beberapa hal yang dibenci.

Hal-hal berikut ini merupakan hal yang (amat sangat) tidak penting yang tidak perlu dibaca.

Tetapi jika kamu terlalu menganggur, yaudah terserah.

Beberapa hal yang disukai penulis:
1. Diperhatikan;
2. Menggambar;
3. Menonton/membaca hal-hal berbau horror kemudian susah tidur dibuatnya;
4. Sesuatu yang rasanya manis;
5. Sesuatu yang rasanya pedas;
6. Kasur;
7. Berkendara berkeliling kota dengan motor;
8. Diakui;
9. Membully seseorang (agak jahat memang);
10. Seseorang yang suka makan;
11. Youtube (-youtube lebih dari tivi boom)
12. Sesuai rencana;
13. Hujan;
14. Kucing;
15. Anjing;
16. Monyet;
17. Dipanggil Brem oleh teman dekat;
18. Pedesaan yang sejuk;
19. Nasi bungkus (apapun lauknya, kecuali lele dan terong);
20. Nasi pecel;
21. Teman-teman;
22. All about Spider-Man;
23. Menjadi berbeda;
24. Diandalkan;
25. Wanita karier;
26. WIFI;
27. Sepatu kulit;
28. Seni;
29. Cola;
30. Musik;
31. Tidur siang;
32. Tomat;
33. Komik (manga, webtoon, dll)
34. Hujan-hujanan;
35. Susu;
36.
37.
38.

Beberapa hal yang dibenci penulis:
1. Diacuhkan;
2. Seseorang yang suaranya nyaring;
3. Seseorang yang hyperaktif;
4. Sesuatu yang rasanya pahit;
5. Tidak sesuai rencana;
6. Seseorang yang ingkar janji;
7. Dibohongi;
8. Panas;
9. Motor yang suaranya nyaring;
10. Ikan lele, karna alergi;
11. Terong, karna jijik;
12. Dipanggil Brem oleh orang yang baru kenal;
13. Gatal-gatal;
14. Seseorang yang besar mulut;
15. Kuota habis;
16. No signal;
17. Sandal jepit;
18. Seseorang yang bawel;
19. Pemadaman listrik;
20. Ditinggalkan;
21. Nyamuk;
22. Semut;
23. Bad haircut;
24. Sakit;
25. Menunggu;
26. Debu;
27. Seseorang yang badannya tinggi;
28. Seseorang yang SOK idealis;
29. Seseorang yang terlalu banyak bertanya;
30. Lapar;
31. Tetangga sebelah rumah;
32. Kurang tidur;
33. Diburu janji;
34.

List sewaktu-waktu bertambah/berkurang.

Bram.

GOJEK

Yaaakk. Kembali lagi bersama penulis setelah sekian lama beradu melawan waktu dan baru sekarang sempat untuk menyempatkan waktu. Dasar kau waktu, menghabiskan hariku (atau aku yang telah menghabiskanmu ??)

Hmmm… setelah beberapa tahun lamanya sedari penulis hanya menjadi kupu-kupu (kuliah-pulang-kuliah-pulang), kemudian penulis belajar mencari uang dengan menjadi graphic designer di sebuah percetakan digital (dimana seluruh gajinya untuk membeli guitar bass), kemudian penulis memutuskan membuat band (dimana pada akhirnya penulis memutuskan untuk keluar), kemudian penulis menjadi shopkeeper (bener gini kan tulisannya ??) dua buah distro, kemudian sempat juga menjadi pembuat kopi di cafe teman dekat penulis, dan pada akhirnya penulis menjadi DRIVER GOJEK.

Bermacam cerita penulis lalui saat menjadi DRIVER GOJEK mulai dari hal yang lucu, memalukan, bikin kesel, dan lain sebagainya deh. Nanti deh, penulis sempatkan untuk cerita di post lain.

Penulis memutuskan menjadi DRIVER GOJEK dikarenakan penulis suka berpetualang (eceileh) menggunakan motor, ditambah lagi penulis suka mengenal orang-orang baru dimana pastinya orang-orang baru tersebut memiliki ceritanya masing-masing (yaahh bisa dibilang sekalian belajar lah)

Ditambah lagi saat penulis mendapatkan ORDER, entah GORIDE, GOFOOD, GOSHOP, GOMART rasanya seperti mendapatkan misi dalam sebuah game. Tapi uangnya beneran, tenaganya beneran, orangnya beneran. SERU

Yaa tapi gitu, namanya game pastilah ada cheater. Bisa menaruh titik lokasi sesuka hati, bisa berpura-pura menjadi pelanggan agar mendapatkan bonus, bisa mengusir driver lain dari suatu tempat dengan order fiktif, dan lain sebagainya.

Penulis sih gak mempermasalahin para cheater, terserah mereka juga sih.
Tapi kasihan juga ngeliat DRIVER lain yang udah panas-panasan nunggu ORDERAN, ehh ORDERANnya nyangkut ke CHEATER.

Padahal gak semua DRIVER segangguk penulis. Ada juga yang benar-benar menyandarkan hidupnya menjadi DRIVER GOJEK, mencari uang di GOJEK untuk keluarga yang menunggu mereka pulang kerumah.

Iya sih pasti enak jadi CHEATER dapet uang lebih banyak, dapat bonus tiap hari, gaperlu panas-panas menunggu ORDERAN. Tapi ya gitu, hasil yang CHEATER peroleh mungkin sebenarnya adalah hasil untuk DRIVER GOJEK jujur yang benar-benar menunggu.

Baru-baru ini penulis mendengar kabar bahwa CHEATER akan ditindak lanjut lebih serius agar para DRIVER GOJEK dapat merasakan keadilan.
Semoga aja benar benar terealisasikan yaa~

Bram.