Kau bagaikan mentari…
Memberiku hangat di siang hari…
Mengawasi hingga tak terlihat lagi…
Kemana kau sesudah itu ??
Terang bulan menyinari…
Menggantikan tuk menemani…
Sisa-sisa di malam yang sepi…
Tak menjagaku, hanya ada saat ku perlu…
Betapa naifnya. Benar-benar betapa naifnya…
Saat tak bisa memilih…
Antara hangat dan sejuk…
Antara gelap dan terang…
Antara mengawasi dan menemani…
Betapa naifnya. Oohh betapa manisnya…
Bram.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar