Rabu, 13 Juni 2018

AKU = INTROVERT

Aku sebenarnya adalah seorang introvert. Tetapi banyak diantara orang terdekatku mengira aku adalah extrovert.

Aku sangat menikmati kesunyian malam. Aku sangat menikmati diam di kamar sendiri.
Aku sangat menikmati malam minggu dengan membaca buku di kamar atau menonton film di laptop, tanpa perlu keluar rumah.

Tetapi pergaulan membuatku meninggalkan kenikmatan itu.
Aku yang dulunya nge-band, diharuskan berada di keramaian, hingar-bingar kehidupan, suara sound sistem yang me-mepak-kan telinga, orang-orang yang menyapa dan disapa, dan segala ke-sok-sibuk-kan anak band lainnya.

Aku membuat diriku menjadi bukan aku yang sebenarnya. Maka dari itu banyak orang terdekatku yang mengira aku adalah extrovert.

Aku yang sebenarnya sangat menghindari keramaian.
Aku yang sebenarnya sangat malas untuk bersosialisasi.
Aku yang sebenarnya sangat malas untuk menyapa jika bertemu seseorang yang ku kenal di jalan.
Aku yang sebenarnya sangat malas untuk berbicara basa-basi.

Kenapa harus tenggelam di keramaian jika di dalam kamar sudah menyenangkan ??
Kenapa harus bersosialisasi jika sendiri lebih membuat nyaman ??
Kenapa harus menyapa jika bertemu di jalan, padahal sebenarnya sapaan tersebut akan membuat kita berbasa-basi ?? "Hey dari mana ?? Sama siapa ?? Ngapain disini ??" Pertanyaan bodoh yang sebenarnya si pe-nanya gak peduli-peduli amat akan jawabannya.

Jadi intinya, aku adalah seorang introvert. Dan aku sangat menikmati hal itu.

Bram.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar